Muslimah Cantik, Berhijab yuk!


Tau kan ya kalau 14 februari yang lalu adalah hari hijab international.. Hari itu sebenarnya bisa menjadi momen terbaik bagi kamu para muslimah cantik yang masih ragu untuk mulai berhijab. Yang sudah berhijab, bisa disempurnakan lagi hijabnya biar semakin cantik dan sholihah.. *fokus berhijabnya untuk yang cantik ya….*

sudahkah kamu berhijab?

hijabnya sudah syar’i?

yang belum, semoga bisa disegerakan ya! wajib loh…….🙂

perintah menutup aurat sudah dipaparkan oleh Al-qur’an dengan sangat jelas. jadi, tak ada alasan untuk menunda apalagi membantah untuk menutup auratmu.

“Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman : Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan khumur (jilbab)nya ke dadanya”. (QS. An-Nur : 30-31)

jelas kan ya…🙂

Bicara tentang hijab, aku mau share sedikit tentang pengalaman berhijabku. semoga bisa menginspirasimu untuk segera berhijab dan bisa menjadi inspirasi untuk para orang tua agar membiasakan anaknya berhijab sedini mungkin.

Alhamdulillah aku sudah mengenakan hijab sedari kecil. Walaupun berhijab sedari kecil, bukan berarti aku tidak berproses. Aku mengalami prosesnya.. Semua proses itu kujalani sebelum masa ‘baligh’ (dewasa). Saat masa baligh tiba, alhamdulillah hijab sudah terpasang sempurna..

Dari TK sampai SMP aku bersekolah di sekolah islam terpadu (sebut saja Nurul Fikri🙂 ) yang mewajibkan seluruh siswinya menggunakan hijab. Tak hanya sekedar hijab, hijab syar’i.. Masa-masa TK-SMP menjadi masa terpenting yang membuatku Alhamdulillah bisa istiqomah berhijab syar’i sampai saat ini :”) …

TK mewajibkan menggunakan hijab dan aku sudah belajar berhijab sebelum masuk TK. Kok bisa? Alhamdulillah.. Ummi yg berperan langsung saat aku belajar berhijab. Sekarang ini jadi membayangkan betapa hebatnya ummi mempertahankan aku untuk tetap berhijab disaat teman bermain ada yang tidak berhijab dan sepupu-sepupu tidak ada yang berhijab. Ummi benar-benar berhasil menjadi madrasah pertamaku. *salah satu sepupu yg seumuran denganku ada yang suka ikutan berjilbab kalau kita bertemu karena kita punya beberapa baju ‘seragam’. Alhamdulillah sekarang pun dia sudah berhijab meski belum syar’I🙂 *

Tahun 90-an bukan tahun yg mudah untuk berhijab. Membeli baju muslim, apalagi untuk anak-anak, cukup sulit. Pilihannya terbatas dan ekonomi keluarga jg terbatas. Ummi dengan kreatif membuatkan baju-baju dan jilbab yang cantik untukku. Senang menggunakan pakaian buatan ummi. Cantik, nyaman, dan yang pasti beda dari yang lain..!🙂

Proses berhijab yang kualami, aku pernah mengalami bermain di luar rumah dan berpergian dengan tetap berjilbab tapi pakai kaos lengan pendek dan celana panjang.. Kalau pergi naik mobil pribadi, di mobil lepas jilbab pas turun di tempat tujuan pakai lagi. Pernah juga nyuri-nyuri kesempatan saat usia sekitar 9thn ga pakai jilbab keluar rumah pas banget berpas-pasan sama temen sekolah. panik! Tidak hanya itu, pernah Ketauan guru SD (tertangkap basah) ga pakai jilbab saat main di depan rumah.. Entahlah.. Rasanya malu sangat…..

Saat masih SD, di saat ada acara pernikahan saudara, jika diminta menjadi pendamping pengantin atau saat dilibatkan dalam acara pernikahan saudara, alhamdulillah aku ttp bisa istiqomah dengan jilbab.. Bahkan sepupuku yang seumuran denganku ikutan berjilbab🙂

Terakhir kali tidak berhijab di depan umum saat SD kelas 6. Melepas jilbab saat berenang di salah satu acara family day kantornya abi. Terpaksa melepas jilbab saat berenang karena lupa bawa jilbab ganti. Saat itu aku merasakan kalau ummi sangat marah… Ummi saat itu benar-benar menyadarkan aku bahwa ini terakhir kalinya untuk melepas jilbab di tempat umum! Apapun kondisinya, menutup aurat harus yang utama…!
Okey…

Alhamdulillah sedari SD tak hanya sekedar belajar berjilbab namun sudah mulai belajar untuk tidak menanggalkan kaos kaki saat bepergian karena kaki termasuk aurat. Saat SMP mulai konsisten dengan kaos kaki, manset, dan menjaga jilbab agar tidak menerawang..

Saat SMA aku keluar dari yayasan Nurul Fikri. Aku memasuki dunia baru. Dunia madrasah aliyah negeri. Di madrasah aliyah negeri aku tetap dengan penampilan jilbab panjang, manset, kaos kaki.. Alhamdulillah aku tdk merasa minder sama sekali. Penampilanku memang cukup mencolok. Apalagi saat masa-masa MOS (Masa Orientasi Siswa, ospeknya sekolahan). Teringat jelas ada salah satu kakak kelas perempuan yang berusaha untuk ‘menghukum’ku karena dia merasa aku ‘beda’. Tapi gagal!😀

eh…. Tapi banyak juga kakak-kakak yg baik loh…….😉 dengan aku yang ‘berbeda’ aku dekat dengan kakak-kakak yang hebat dan semakin banyak belajar tentang dakwah. Masa aliyah menjadi masanya aku belajar dakwah…

Bersyukur luar biasa aku dibesarkan oleh orang tua yang sangat religius dan lingkungan sekitar (rumah dan sekolah) yg mendukung.. Orang tua sangat disiplin. Termasuk utk urusan hijabku. Ummi tdk pernah bosan utk mengingatkanku agar aku selalu berhijab apapun kondisinya. Bahkan ummi pernah berpesan,”mba, kalau suatu saat ummi ada di RS tlg ttp jaga jilbab ummi ya..” Wew! Jleb! Kata-kata itu secara tidak langsung menjadi pengingat untukku bahwa apapun kondisinya harus ttp berhijab. Dan yang pasti, ini terasa seperti wasiat. Abis ummi ngomong, aku ke kamar.. Nangis.. Curhat sama mas galih… *berlebihan.. Keluar jalur!*

Lanjut🙂
Tidak perlu takut berhijab syar’i yang sempurna. Apalagi takut kecantikannya berkurang. Wow! Salah besar! Cantik itu terpancar dari hati.. Cantik dari ibadah-ibadah yang baik.. Ga perlu jilbab ‘aneh-aneh’ apalagi sampai bermake-up ria. Percaya deh…🙂

Berhijab takut ruang gerak terbatas? Aku sudah merasakan, justru aku ‘bebas’ bergerak. Kau tahu? Berhijab inilah yang membuatku merasa semakin aman dan semakin bebas bergerak..

Berhijab takut ga dapet kerjaan???? Nah kalo punya pikiran kayak gini ketinggalan jaman bgt. Di saat-saat seperti ini sudah semakin banyak yg toleran terhadap jilbab. Kalaupun masih ad yg menolak kita karena hijab, kita harus be creative! Yakinkan bahwa Allah yang maha pemberi Rizki. Percaya deh… Rizki sealu hadir dari arah yang tak terduga…😉

Selamat berhijab muslimah cantik! Ayo berhijab sekarang! Tambah cantik tambah sholihah.. Sempurna…🙂

#GerakanMenutupAurat

Categories: My Life, parenting | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: