Stress Ujian Nasional 2008


Hanya ingin berbagi cerita. Tidak untuk ditiru….!

Ujian Nasional (UN) di tahun 2008 merupakan ‘UN percobaan’. Untuk pertama kalinya UN tingkat SMA mengujikan 6 mata pelajaran. UN tahun-tahun sebelumnya hanya mengujikan 3 mata pelajaran… Membayangkan biologi, fisika, kimia menjadi bagian dari UN –> stress -.-”

Di balik stress berjamaah sekelas, banyak hikmah yang didapatkan. Kelasku, Ipa A jadi semakin solid! Kelas bisa dibuat senyaman mungkin karena khusus kelas 3 tidak moving class (sangat beruntung kita dapet kelas di lantai 3 paling pinggir. Ada sekat papan yang membatasi kelas dengan kawasan kelas khusus. kelas kita jadi punya akses tangga sendiri dan luar kelas benar-benar menjadi ‘halaman’), semakin sering belajar bareng sampe diusir cleaning service karena ke-sore-an, makan bareng ga pernah absen, hampir setiap hari sharing makanan, foto-foto semakin sering, dan merasakan stress bersama….. Main benteng di dalam kelas!

Wiiiihh! Maen benteng di dalam kelas?? Serius! Aku dan hampir semua tmn2 sekelas yg perempuan main benteng di dalam kelas saat istirahat sholat jum’at. (Istirahat sholat jum’at: laki-laki sholat di masjid, perempuan sholat dzuhur di musholla)

Jum’at! Wew………..

Merasa memiliki banyak waktu, kita menunda sholat di musholla dan memilih untuk main di dalam kelas terlebih dahulu. Awalnya tidak terpikirkan untuk bermain benteng. Kita hanya bermain ‘cublek-cublek suweng’.

Hayoo.. Ada yang tahu permainannya? Cublek-cublek suweng merupakan salah satu permainan tradisional dari jawa. Cara bermainnya, Salah satu pemain sujud di tengah-tengah seluruh pemain. Pemain yang mengelilinginya menaruh telapak tangan diatas punggung pemain yang sujud. Salah satu dari mereka akan menaruh benda kecil *semacam koin atau gulungan kertas* ke salah satu telapak tangan yang sudah ada di punggung pemain yang sujud sambil bersama-sama menyanyikan lagu cublek-cublek suweng. Setelah lagu berakhir, tangan yang ada di punggung diangkat dan dikepal sedangkan yang sujud akan bangun dan menebak benda kecil tersebut berada di kepalan tangan siapa..

Waduh.. Aku sangat payah dalam permainan ini. sering kebagian sujud. Tetapi.. enjoy banget menikmati permainan ini😀

Keheningan sekolah tanpa disadari mulai tercemar suara ribut dari dalam kelas ipa A..

Hm… Benar-benar tidak sadar!

Bermain cublek-cublek suweng sebenarnya sudah cukup membuat keributan. Tapi……

Mendadak ada yang punya ide untuk bermain benteng. Entah ide awalnya bermula dari siapa. Lupa. Yang pasti semuanya antusias!😀 Meja dan kursi dipojokkan ke belakang, lahan bermain benteng di depan kelas pun menjadi lebih luas.. Semuanya menikmati permainan! Berteriak dan tertawa tanpa malu-malu. Si ranking 1, si langganan lomba, si alim, si paskibra, si osis… Semua menikmati permainan dan kebersamaan.

Kalo diingat2, kita saat itu memang keterlaluan. Sebenarnya sudah ada adik kelas yg mengingatkan untuk tidak berisik tetapi tidak tergubris. Sampai pada akhirnya guru x datang dengan sangat marah menghentikan permainan…! Kita disuruh ke ruangannya di lantai 1…

Huaa.. Antara ‘plong’ abis ketawa-ketawa bebas dan menyesal karena bersenang-senang di waktu yang sangat tidak tepat. Bertepatan sholat jum’at dan salah satu teman ada yang pingsan di dalam kelas tapi kita malah tetap berisik (astaghfirullah…)

Karena agak khawatir, saat itu kita tidak langsung bergegas tetapi masih saling ‘ngobrol’. Akhirnyaaaaaa… Kita benar-benar berlari ke bawah utk sholat setelah ada guru xx mendatangi kelas kita sambil berteriak..

“Kalian manusia apa binatang! …………”

Astaghfirullah!

Huaaa……. Saat itu juga kita semua langsung lari ke bawah untuk ke ruangannya guru x. Di dalam ruangan beliau kita berdiri berjajar sambil menundukkan kepala penuh penyesalan. Guru x menasihati dan benar-benar heran, bisa-bisanya ribut parah di saat istirahat sholat jum’at dan pelakunya bukan anak-anak bermasalah. Ada si ranking 1, si langganan lomba, si alim, si paskibra, si osis… karena kita punya latar belakang yg baik *halah* guru x membantu kita untuk tidak melaporkan ke kepala sekolah. Fiuh.. Alhamdulillah…

Selesai diceramahi, kita disuruh bergegas sholat dzuhur. Aku tahu beliau sangat kecewa. Aku dan salah satu temanku keluar paling terakhir dari ruangan beliau. Sebelum aku keluar, beliau akhirnya mengungkapkan kekecewaannya, “Astaghfirullah.. Ibu ga nyangka kenapa kalian bisa kayak begini.. Pipit kenapa bisa sampai ikut2an jg? Ibu usahakan kalian tidak usah menghadap ke kepala sekolah. Sebenarnya kepala sekolah sudah sangat marah dan nyuruh nyari sumber keributan. Eh ternyata di ipa a! Jgn diulangi lagi ya! “. Aku hanya bisa berucap,”maaf bu.. Benar-benar khilaf……”. Beliau akhirnya menyuruh ku dan temanku utk segera sholat.

Kami kira, masalah ini sudah ‘aman’. Ternyata tidak! Setelah sholat dzuhur, kita dijemur di depan mushola samping lapangan oleh guru xx, yg buat kita ‘ngibrit’ ke bawah..😦
* kondisi penjemuran: mushola banyak siswi yg sholat dzuhur, sholat jum’at sudah usai.. -.-”

Tak hanya dijemur.. Dpt ceramah juga..
Subhanallah.. Bener2 jadi ‘tranding topic’ deh! Bagaimana tidak, yang dijemur anak baik-baik.. Heheee.. *Anak cowok di kelas pun sampai heran anak cewek ternyata bisa berkasus juga..*.

Bersyukur berita yg beredar luas dikalangan guru dan pejabat sekolah ga buruk… :p Guru xx ternyata benar-benar menganggap kita stress menghadapi UN. *Iya aja deh ya.. Mungkin ada benernya juga *. Ada untungnya juga kita dianggap stress karena masalah ini jadi tidak diperpanjang dan tidak dianggap serius.. Guru xx melaporkan kelakuan kita ke kepala program ipa dengan ‘bercanda’, “pak, anak-anaknya stress tuh mau UN malah bikin ribut di waktu sholat jum’at”

Kami hanya manusia biasa yang bisa berbuat khilaf :”)

Kekhilafan itu kami tebus dengan nilai UN terbaik dan keterima di perguruan tinggi negeri ( PTN) di fakultas2 terbaik yang selama ini orang-orang remehkan anak aliyah untuk bisa kuliah di sana…

Peristiwa itu jadi historis tersendiri untuk para pelaku (termasuk aku!). Rasanya sudah sangat lama tidak bermain se’lepas” itu! Dan pada akhirnya.. Untuk pertamakalinya aku dihukum (dijemur lebih tepatnya :p) karena kesalahan aku…..

Sampai saat ini, kita masih mengingat permainan itu. Setiap ketemu sama teman-teman ipa a, main benteng tidak pernah luput dari bahan obrolan. Hihihiii…!

*edisi kangen ipa a*

Categories: My Life | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on “Stress Ujian Nasional 2008

  1. si paskib :p

    hhahahha. ini GILAAK. melampaui batas kegilaan kita. muahahahahaha. main benteng lagi yuks ntar di pernikahan akoh. :”> muahahahahahhahahahahaah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: