Milad 22 th – Umroh 2012 #part AKHIR


# 9 Juli 2012 #

Heiii… di part sebelumnya aku lupa ngasih video waktu di toko kurma dan percetakan qur’an. nah, ini kumpulan beberapa video dari waktu di makkah – madinah – jeddah

balik ke cerita.. part AKHIR! :)

Dalam kondisi yang masih mengantuk, jam setengah 3 para penghuni kamarku bergantian untuk bersih-bersih di kamar mandi. Yuph! Jam 3 pagi kita berangkat menuju jeddah (nyatanya jam 3 lewat). Seperti perjalanan sebelum-sebelumnya, kita dibagi menjadi dua bis. Perjalanan ke Jeddah tenang karena mayoritas masih ngantuk dan tidur lagi.

Sekitar Jam 5 kita berhenti di salah satu masjid untuk istirahat sholat shubuh dan sarapan. Penampakan masjidnya lucu. Lampunya warna-warni.

masjid dengan lampu warna-warni

masjid dengan lampu warna-warni

Sayangnya, kamar mandi sangat tidak bersih. Aku sampe mual liat kamar mandi yang sangat tidak bersahabat tersebut. Aku tertinggal jamaah. Akhirnya aku berjamaah dengan tante yanti dan ibunya. Selepas sholat shubuh langsung ke luar masjid karena masjidnya remang dan agak sumpek. Menikmati udara segar…. foto-foto… beli teh kopi di kedai kecil…. sarapan sambil menikmati udara hari terakhir di tanah arab😀

sarapan...

sarapan…

Selepas istirahat, perjalanan dilanjutkan kembali. Menikmati sunrise dari balik-balik gunung dan tebing yang berada di sepanjang perjalanan.

pemandangan yang tampak dari jendela depan biis

pemandangan yang tampak dari jendela depan bus

sambil menikmati tenangnya suasana bis, Aku menghabiskan tilawahku. Alhamdulillah khatam juga….🙂

Sebelum sampai di jeddah, bis sempat berhenti untuk istirahat sebentar. Ya hanya sebentar. Aku dan mas galih pun tidak turun dari bis. Yang turun dari bis hanya yang ingin ke kamar mandi dan.. merokok! Zzz….

Memasuki kota jeddah, pemandangan berubah. Banyak pemandangan yang bisa dinikmati. Setidaknya sudah tidak nampak padang pasir. Kota ini termasuk kota modern. Banyak bangunan modern dan taman-taman cantik.

pusat perbelanjaan di Jeddah

pusat perbelanjaan di Jeddah

Tujuan pertama kita ke masjid terapung yang  berada di tepi laut merah. Suasaana tepi lautnya sejenis dengan ancol.

tepi laut merah

tepi laut merah

Saat kita ke sana, suasana di sekitar masjid terapung sepi karena bukan weekend dan bukanjam operasional-nya masjid terapung.. walaupun panas menyengat, aku sama mas galih dan beberapa rombongan tetap semangat foto-foto.. *teteeeep*

di depan masjid terapung

di depan masjid terapung

Dari masjid terapung, kita ke daerah pertokoan di pusat kota jeddah. Aku, mas galih, dan mba evi menuju restaurant garuda. Restaurant ini menyajikan makanan khas indonesia yang paling terkenal di jeddah. Iseng banget kita nyobain makanan indonesia. Makanannya jauh lebih enak di indonesia. Keberadaan restaurant ini sangat membantu mengobati kerinduan akan makanan indonesia bagi para WNI yang berada di Jeddah. Selain restaurant garuda, Di dekat situ juga ada kedai bakso yang terkenal. kedai bakso Mang Oedin! kita ga mampir ke kedai bakso karena harus segera kembali ke bus. Kesimpulannya, kita mampir ke daerah itu Cuma buat makan-makan. Yuph! Sudah ga ada lagi yang mau dibeli. Menurut orang-orang yang berpengalaman, membeli oleh-oleh memang paling pas di madinah..

di depan GARUDA restaurant

di depan GARUDA restaurant

setelah cukup makan-makan, sesegera mungkin kita menuju bandara. Uwowwwww… kita termasuk terlambat loh……………..

Kita terakhir yang check in dan masuk pesawat! Ada hikmahnya juga loh dengan telat.. pengecekan bagasi ga ketat!😛 padahal kalo mau diitung-itung beberapa jamaah kelebihan muatan. Suasana sempet ‘memanas’ dan agak mencar. Tau siapa yang paling bingung? Mas eka! Hehee.. muka mas eka paling panik. Bagaimana ngggak, dia yang tanggung jawab. Kalau telat dikit lagi, entah bagaimana nasib kita..

ditengah ‘keriuhan’ aku dan mas galih masih sempat foto-foto……..😀

pose :D

pose😀

Alhamdulillah kericuhan berakhir. Tepat pukul 16.30 setelah semua rombongan kita masuk pesawat dan duduk rapih, pesawat take off menuju Abu Dhabi.

sebelum naik pesawat di Bandara King Abdul Aziz Jeddah

sebelum naik pesawat di Bandara King Abdul Aziz Jeddah

Menurut tiket, kita akan transit sekitar enam jam (dari jam 20:10 sampai 02:40 ) di Abu Dhabi. Tengah malam pula.. enjoy aja ya… Alhamdulillah transit lamanya di abu dhabi. Ada berbagai macam fasilitas yang memadai. Coba kalo transit lamanya di soekarno hatta.. #eh

Transit di abu dhabi dimanfaatkan untuk sholat, istirahat, dan makan-makan. makan-makan sambil ngobrol-ngobrol sama mas galih, mba winny, dan mba evi.

Transit Abu Dhabi

Transit Abu Dhabi

Hm.. di ruang tunggu aku sempat melihat orang yang sangat mirip dengan fauqi, teman SD. Dia memang kuliah di Al-Azhar kairo. Mungkinkah dia? Ga ada kesempatan untuk negor. dia asik dengan teman-temannya. Udah lamaaaaaaaa banget ga ketemu fauqi. Kakaknya kebetulan teman mas galih, Azzam. Sempet bilang juga ke mas galih,” mas, kayaknya itu fauqi adeknya azzam ya”. Mas galih hanya menanggapi, “mungkin. Coba aja tegor”. Begitu naik pesawat, ternyata dia dan teman-temannya satu pesawat denganku..

Selama perjalanan aku banyak tidur! Kayak bales dendam gitu.. kepala pusing..

Jam 14:15 WIB alhamdulillah pesawat landing dengan sempurna. Urusan paspor dan bagasi ga ada masalah. Keluar dari terminal 2D bertemu ummi.”ummiiii…” peluk.. Alhamdulillah.. langsung banyak cerita sambil nahan haru. Ketemu ummi, mas galih dan de gilar langsung sholat. Aku sama ummi ngobrol-ngobrol. Saat sedang ngobrol dengan ummi, aku melihat sosok yang sangat dikenal. Abi dan umminya fauqi! Masya Allah… bener aja yang di abu dhabi dan sepesawat denganku itu fauqi, teman SD ku. Masih aja ga nyapa…. esoknya menyapa beliau lewat facebook. Krik krik krik..

Kepulangan kali ini tidak dijemput abi. Abi ga mungkin ambil cuti lagi. Kita naik bis damri sampai pasar minggu dan dilanjutkan dengan taksi. Di bis masih sempet makan dan setelah itu zzzzzzzzzzzzz… tidur (lagi).

Sampai rumah dengan selamat dan sehat walafiat. Alhamdulillah…

pengalaman yang tak terlupakan. banyak belajar syukur, sabar, ikhlas, dan memasrahkan semuanya sama Allah……… Ya Allah, beri kesempatan padaku dan orang-orang yang kucintai tuk kembali ke sana segera dalam menunaikan rukun Islam yang terakhir, Haji. Aamiin..

Categories: My Umroh trip | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: