Khitbah #PalupiBary


Keluarga besar heboh dan dua hari ini menjadi trending topic di komplek (bahkan RW sebelah). Saatnya press conference (konferensi penuh tekanan :p)..

Baru khitbah perasaannya udah campur aduk ga karuan… Do’a yang mampu terucap, “Semoga Allah jaga niat kami menikah karena Allah dan saling mencintai karena Allah…”

18 April 2015

Khitbah ini sebenarnya mengejutkan banyak pihak (termasuk aku juga sih. si pipit yang super cuek alhamdulillah ada juga yang mau melamar >.< ). Mulai dari sahabat, keluarga, dan tetangga semuanya kaget. Mas galih baru nikah februari tiba-tiba si pipit lamaran dan calonnya adalah…. mas Bary!

Awal banget, khitbahnya mau diam-diam aja. Berhubung…. umi abi dari keluarga besar dan aku putri satu-satunya umi abi, jadilah acara khitbah yang heboh. Pasang tenda! Pasang tenda dari kamis sore, tetangga-tetangga mulai pada kepo~ Pak pras mau ada acara apa? Bu pras tumben pasang tenda, mau ada acara apa? Mba pipit, di rumah mau ada acara apa? Lucunya.. abi sempet jawab, “acara pipit” ada yang ngira kalo pipit mau adain reunian😀

tetangga depan sih tau kalo aku mau lamaran karena kita memiliki asisten rumah tangga yang sama, bu tinah. Walaupun bu tinah sudah 17 tahun kerja di rumah, the best ART ini memang tidak pernah kita kasih tau siapa calonnya aku. Kedua keluarga sudah sepakat utk tetap diam sampai tgl 18 nanti.

18 april 2015 pukul 10.15 WIB Yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Surprise~ keluarga pak khanan datang. Dalam hitungan menit berita pak pras akan besanan dengan pak khanan tersebar… Dalam hitungan jam seluruh orang komplek jadi tahu siapa calonnya si pipit >.< eh~ calonnya orang deket..

Aku sadar bahwa salah satu konsekuensi saat menerima mas bary adalah akan membuat heboh orang komplek. Aku belajar, saat mengambil keputusan itu harus benar-benar diniatkan karena Allah semata. Belajar utk tidak banyak mendengar apa kata orang lain. Aku sudah menjalani proses sebelumnya dan biarkan proses itu cukup aku, mas bary, orang tua, keluarga inti, orang-orang yang kupercaya, dan Allah yang tahu. Tidak perlu semua orang mengetahuinya..

Yang aku yakini, Abi akan menyerahkan seluruh tanggung jawab terhadap putri satu-satunya kepada lelaki sholeh yang beliau percaya dan Umi akan mengijinkan lelaki sholeh untuk mencintai & membimbing putrinya dalam bingkai ketaatan..

Yang Berbeda

Bersyukur untuk acara khitbah ini bisa menerapkan tidak ada tukar cincin dan tidak ada foto berdua. Alhamdulillah keluarga sudah paham apa yang jadi prinsipku dan acara lamaran ini jadi banyak foto keluarga🙂

Dari awal sudah request dengan fotografer untuk tidak ada sesi foto berdua dan info ke mereka juga kalo kita tidak akan ada scene tukar cincin. Mereka merasa aneh dan sempat bingung. “Mba, kalo ga ada foto berdua terus foto yg mana yg akan dipasang pas resepsi nanti? Prewedd? Dari kita dapet foto plus frame gratis 1 loh mba..”. Baru tahu saat itu kalau ternyata dapet gratis 1, yang ku tahu dari pj wo-nya nanti cuma dapet standing frame aja. Asal jawab, ” ya udah foto keluarga aja mas yg di pasang”. Alhamdulillah fotografer benar-benar bisa menjalankan apa yang aku mau. Fotografer sama sekali tidak menyinggung foto berdua. Bahkan saat foto keluarga, fotografer mengarahkan posisi aku dan mas bary dibatasi oleh ibu.

Yang pasti di resepsi nanti aku tidak akan mau ada foto berduaan terpampang. Aku dan mas bary sudah sepakat utk mengganti foto prewedd dengan kata-kata mutiara yang nantinya bisa dipajang di rumah dan bisa menjadi reminder..

Terima Kasih

Terima kasih untuk semua pihak yang sudah banyak membantu acara khitbah ku dan mas bary berjalan dengan lancar. Sahabat-sahabat yang raganya tak hadir namun support do’a nya sangat aku rasakan, Tetangga dan keluarga yang banyak banget support konsumsi *bikin konsumsinya jadi sangat beragam🙂 *, keluarga dan tetangga yang sudah berkenan datang dan mendo’akan kami… :’)

Do’akan kami agar tetap istiqomah dalam menjalani proses yang diridhoi Allah dan dimudahkan segala urusannya. Semoga Allah berkenan melimpahkan berkah saat akad nikah dan resepsi nanti. Aamiin..

Categories: PalupiBary's Wedding | Tags: , , , , | 6 Comments

Post navigation

6 thoughts on “Khitbah #PalupiBary

  1. Waaahh slamet pipiiit

  2. di blow up juga :p hahaha. congrat pit😉

    • Heheheee…. heboh ca >.< insyaAllah jadi makin banyak yg do'ain..

      Mohon do'a nya ya teh ^^

      • tau gt, kmrn anak ipa a dtg bwt numpang makan :p hahahaha. seep, sing lancar🙂

      • Hihihiii… tau gitu suruh pada bantuin masak sama beres2! :p

        Ipa A bulan mei nanti dua kali makan2 teh! Bang towi sama bang aldin~

        Aamiin.. semoga urusanmu juga dimudahkan yaa :*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: