Baju dan Riasan Pernikahan #PalupiBary


Beberapa muslimah mungkin akan bingung saat harus memilih baju pernikahan dan menentukan riasan. Tampil beda tapi tanpa meninggalkan aturan Islam. Mayoritas sanggar rias menyewakan baju yang ngepas badan dan menerawang. Kalo punya dana lebih sih ga usah khawatir ya. Tinggal minta dijahitkan baru yang sesuai keinginan, beres!  Riasan biasanya akan menjadi hal yang membuat calon pengantin dilematis karena keinginannya berbenturan dengan keluarga. Saya sebagai pengantin jawa muslimah yang berdomisili di depok jawa barat memiliki beberapa alternatif (base on pengalaman saya🙂 ).

Baju, rias, dan mayoritas kebutuhan pernikahan saya satu paket dengan catering Mitra Wangi. Layaknya mayoritas sanggar rias pernikahan, baju pernikahan koleksi milik Mitra Wangi dibuat untuk umum. Artinya.. kalo memang kamu berhijab, ya nanti baju yang sudah ada akan disesuaikan. Bisa saja memesan baju baru, tapi harus siap mengeluarkan uang lebih banyak lagi (Enaknya Mitra Wangi, kita bisa minta baju sesuai keinginan. Tambah payet, ga mau pake ekor, pendekin, panjangin.. Mereka siap merombak baju tanpa tambahan biaya. Dengan catatan, waktu pengerjaannya sekitar 2-3 bulan yaaa.. Tambahan biaya dikenakan hanya untuk pembuatan baju baru)

1. Cobalah Memilih Pakaian Beludru

DSC_5285
Saat banyak perempuan lebih menginginkan berkebaya atau memakai dress yang menjuntai cantik di hari pernikahannya, saya ingin memakai baju beludru hitam emas. Beludru hitam emas itu..
>> elegant
>> tidak perlu pakai kaos manset karena tidak menerawang
>> dress hitam membuat saya terlihat lebih kurus! #penting hahahaa..
>> sangat memungkinkan untuk tetap tampil syar’i tanpa melepaskan kesan jawanya. (Maklum.. saya putri satu-satunya dari keluarga jawa😉 )
>> tidak mau menggunakan ‘ekor’ karena terkesan berlebihan, riweh, dan saya sadar kalo tinggi badan saya minimalis😀
>> beludru hitam emas sama seperti baju pernikahannya orang tua saya.. chick!
>> kenapa harus tetap memilih beludru hitam emas di saat sekarang banyak pilihan warna untuk beludru? | beludru hitam emas buat saya, the most elegant. Walaupun kulit berwarna gelap, bisa tetap terlihat bagus kok. Calon suami sempat kurang setuju kalo pakai beludru hitam. Setelah dia coba, ok kok🙂 selain itu yaa.. jawa banget aja gitu~ suka!

So.. kami (saya sih lebih tepatnya :p ) memutuskan untuk memakai beludru hitam emas di acara resepsi.

 

2. Membuat Baju Akad Nikah
Sekian banyak baju pernikahan yang ada di Mitra Wangi, tidak ada baju yang saya suka untuk saya pakai di acara akad nikah kami.  Seperti yang sudah saya bahas di awal, selain beludru ya bajunya kebaya yang nge-press badan plus harus pakai kaos manset lagi. No! Saya sangat menghindari pakai kaos manset. Selain terlalu press, saya sangat tidak nyaman.

Akhirnya saya memutuskan untuk membeli dress putih. Calon suami sebenernya sudah mengingatkan. Kalo beli biasanya mahal loh. Hm.. bener……. jalan ke thamrin city sama umi, setiap baju yang saya suka harganya diatas 1,5 juta semua. Bahkan ada dress putih yang selera saya banget, tapi harganya sampai di atas 2,5 juta!!! Huaaaaa! Selera saya tinggi euy >.<

Hampir putus asa, Allah mempertemukan saya dengan bu sofie. Bu sofie ini subhanallah banget banget banget! Beliau bersedia membuatkan baju untuk saya yang sesuai budget dan keinginan saya (bahannya enak, ‘jatuh’ bahannya cantik, sederhana tapi elegant, dan membuat saya terlihat lebih ramping. heheheee..). Harganya dibawah 700 ribu! Inilah baju termahal saya :p. Ternyata beliau memang sudah beberapa kali membuatkan baju akad nikah. Kalo ada yg berminat membuat baju melalui bu sofie, bisa email ke saya.

Alhamduillah yang menyukai dress ini tidak hanya saya saja loh, saudara-saudara banyak yang naksir bahkan perias pengantin juga suka dengan dress akad nikah saya. Apalai begitu saya beri tahu harganya, mereka semua sepakat BAGUS dan MURAH!

Nah… kalau untuk tile (jaring-jaring hiasan kepala) yang saya gunakan adalah buatan kolaborasi antara ibu dan saya. Pemilihan tile dan renda oleh saya, ibu menjahit, dan memasang payet kita kerjakan berdua.

Pakaian akad ini benar-benar dipilih dan dikerjakan dengan hati oleh si pengantin perempuan dengan ibunya :’)

 

3. Menyewa/Meminjam

Semoga bisa tetap istiqomah dalam berpakaian syar’i terutama di salah satu moment terpenting dalam hidup, pernikahan!

Buat domisili depok dan sekitarnya yg memiliki budget sangat terbatas, saya punya rekomendasi penyewaan baju dan rias (bahkan sekalian wo kalau mau😉 ) yang syar’i. Kakak iparnya sahabat saya (zahra), mba nur.

saya pernah minta tolong beliau buat rias saya saat saya lamaran. Sukaaaa! Waktu itu saya minta make-up yang sangat-sangat natural, tipis, ga perlu pake bulu mata palsu, tapi ttp keliatan kalo saya dandan! Heheheheeee… si calon pengantennya bawel! orang tua minta saya untuk ‘dandan’ saat lamaran tapi saya ga minat karena merasa berlebihan. Tapi… ah~ akhirnya aku padamu lah mba!

Alhamdulillah banget mba yang satu ini sangat membantu. Orang tua senang melihat anak perempuan satu-satunya ini akhirnya dandan, dan saya tidak terbebani karena make-up nya bener-bener pas! (Mba nur sempat ragu terima tawaran make-up saya karena beliau belum pernah make-up ‘akhwat’ lamaran >.< )

2015-04-30-11-15-02_deco

Saat saya dirias, mba Nur banyak cerita tentang usahanya. Berawal dari salon, sekarang dia mulai merintis wo. Niatnya subhanallah banget…. dia mau membantu (memudahkan) urusan pernikahan sesama muslim. So.. bagi muslimah, mba nur sangat aku rekomendasiin untuk menjadi partner dalam mempersiapkan pernikahan🙂 (sssstt… aku beberapa kali liat foto dari WO nya mba nur oke. Gaunnya… riasannya… ^^)

Contact Person
Mba nur ( facebook )

 

4. Riasan Akad Nikah dan Resepsi

Untuk urusan baju memang tidak banyak pertimbangan. Tapi masalah riasan, ………………………….

Konsep jawa memang salah satu keinginannya bapak banget. Alhamdulillah saya juga suka dan anak perempuan satu-satunya ini klik sama bapak. Hal yang membuat hati extra dijaga dari kesal, ibu dan calon ibu mertua sempat ‘memaksa’ saya untuk menggunakan paes. Alasan utama saya tidak mau  menggunakan paes karena kalau menggunakan paes, si pengantin akan terlihat seperti tidak menggunakan jilbab. kalau dipaksa terlihat berjilbab, saya membayangkannya aneh. sudah mencoba search juga ga ketemu yang pas. Alhamdulillah ketemu contoh riasan jawa yang berjilbab. Saya suka dan saat memberi tahu ke bapak, bapak juga suka. Setidaknya aku punya ‘teman’ buat mempertahankan ga pake paes. heheheeee….

selain penggunaan paes, yang membuat dilematis adalah penggunaan bulu mata palsu. nah.. kalau untuk hal ini saya tidak berkutik sedikitpun. Semuanya meminta saya untuk pakai si bulu mata palsu😥 salahnya saya, saya kurang berani mempertahankan pendapat. Padahal periasnya sudah sempat menawarkan untuk tidak pakai bulu mata palsu.

Untuk cukur alis, periasnya tanpa disuruh sudah paham kalau saya tidak mau mencukur alis.

Kalau urusan jilbab, perias dari Mitra Wangi alhamdulillah banget bisa mengakomodir jilbab syar’i. mulai dari akad sampai resepsi jilbab saya, ibu, dan ibu mertua bisa menutup dada.

Riasan Ibu

Riasan Ibu Mertua dan Ibu

Akad nikah

Akad nikah

DSC_5297

Resepsi

Categories: PalupiBary's Wedding | Tags: , , | 5 Comments

Post navigation

5 thoughts on “Baju dan Riasan Pernikahan #PalupiBary

  1. *nyengir*
    ntar tanya2 harga ke pipit aaahhh. syambidambidam ~~

  2. fista

    aduuhh pemikirannya sama mbak, nanti yen nikah pengen pakai beludru hitam😀

  3. Diah

    Mba..saya tertarik dgn baju akad nikahnya yg d bikin lgsng oleh bu sofie dgn harga terjangkau..saya blh mnt no.kontak bu sofie dgn alamatnya ke diahms@yahoo.com
    Trmksh mba atas bantuannya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: