Olahan Daging Qurban


Akhirnyaaaaaaa
Tertantang untuk ngolah daging qurban sendiri! Idul adha tahun kemarin, daging diolah oleh mamah mertua. Kali ini saya yang ngolah sendirian tanpa bertanya ke umi maupun mamah (dengan personil icip: suami)

Saya bagi dua term. Iga dan satu tulang besar (entah tulang apa) dibuat sop. Term daging saya bingung tuh daging mau diapain. nah ngolah dagingnya tuh yang mikirinnya sampe seminggu😀

Sop Iga

Sebagai seorang ibu yang memiliki bayi 3 bulan dan tanpa khodimah, bagi saya luar biasa lah bisa masak ini. Tulangnya udah direbus dari beberapa hari yang lalu dan saya simpan di freezer. Kalo ga gitu…. ga keburu. Yang kepengen sop keburu bubar >.< Bawang goreng juga udah sempet buat dari beberapa hari yg lalu.

image

Urusan sop daging sebenarnya udah pernah buat sendiri sekali. Bumbunya cuma bawang putih, lada, pala, garam, sedikit gula. Semua bumbu dihaluskan plus ditumis! Bumbu ditumis bikin aromanya lebih mantap. Kali ini sop nya di improve sedikit. Tambahin kaldu jamur totole dan daun jeruk. Huaaa.. segeer! Ditambah daun bawang seledri dan bawang goreng semakin nikmat. Sayang rasanya sedikit keasinan :p

Sambal Goreng Daging

Kepikirannya mau ngolah daging kayak yang suka mamah mertua buat (sejenis rendang gitu deh) tapi kepengen juga buat kayak sambel goreng santannya umi. Ada pete kiriman mertua dan suami request tuh pete minta diolah. Walaaa.. tertantang lah ngolah daging dengan aneka bumbu dan santan. Kalo masak yang bumbunya macem-macem plus pake santan belum pernah buat sendiri. Cuma pernah liat aja pas mamah dan umi masak. Ceritanya sok-sokan ga mau nanya mereka. Mikir-mikir akhirnya mengeksekusi daging dengan bahan sebagai berikut

3 kemiri
Sejumput ketumbar
8 siung bawang putih
9 siung bawang merah
Kunyit
Garam
Merica
Gula
Lengkuas
2 lbr Daun salam ukuran besar
1 Daun jeruk ukuran besar
1 bungkus ka** Santan ukuran kecil

image

Cara masaknya alhamdulillah pernah merhatiin umi dan mamah jadinya bisa😀

Semua bumbu diulek kecuali lengkuas digeprek aja dan dedaunan (daun salam dan daun jeruk) dirobek dikit. Bumbu yang udah diulek ditumis sampai matang (kecoklatan), masukkan daging, lengkuas dan dedaunan (daun salam dan daun jeruk). Ga perlu ditambahkan air terlebih dahulu karena si daging akan mengeluarkan air. Tunggu sampai agak sat (kuah mengental). Biasanya daging masih agak keras jadi tambahkan air matang kira-kira 400ml. Tunggu sampai sat lagi. Tambahkan pete. Hasilnyaaaa…Aroma persissss sambal gorengnya umi dan tampilannya kayak ‘rendang’nya mamah. Luarrr biasa! Sayangnya agak gosong saat sat pertama karena ditinggal nyusuin anak😥 alhamdulillah rasanya masih oke plus dagingnya bisa empuk.

Alhamdulillah~
Yeaaay next lebaran bisa masak sendiri nih😉

Categories: Ulalaaa | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: